JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II (Pembuatan Senyawa Organik Asam Pikrat)

 

JURNAL PRAKTIKUM

KIMIA ORGANIK II

 

 



 

 

DISUSUN OLEH:

LUTFI PRAIDHA AMYARSITA

(A1C118015)

 

DOSEN PENGAMPU:

Dr. Drs. SYAMSURIZAL.,M.Si

 

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2020


       I.        I.  Judul : Pembuatan Senyawa Organik Asam Pikrat

    II.        II.  Hari, Tanggal : Kamis, 8 Oktober 2020

 III.        III.  Tujuan :

Adapun tujuan dari praktikum ini adalah:

1.      Dapat mengetahui dan mematuhi salah satu reaksi substitusi elektrofilik pada senyawa aromatic.

2.      Dapat mengetahui dan memahami sifat kearomatikan dari senyawa aromatic yang tersubstitusi.

 

 IV.           IV.  Landasan Teori

Senyawa aromatic merupakan senyawa hidrokarbon yang mempunyai karakteristik yang sama dengan karakteristik kimia dari senyawa benzene. Senyawa hidrokarbon aromatic ini bila mengalami suatu reaksi, maka reaksi yang nantinya dijalani akan cenderung seperti reaksi substitusi elektrofilik. Molekul yang memiliki rumus molekul C6H6 yang termasuk dalam jenis senyawa aromatic dapat mengalami reaksi subsitui, antara lain nitrasi yang bisa menghasilkan nitrobenzene, reaksi sulfonasi dan halogenasi yang masing-masing akan menghasilkan asam benzensulfonat dan seperti bromo benzene disebut dengan Benzena. Suatu gugus yang bisa mengakibatkan cincin benzene menjadi aktif bisa disebut dengan gugus pengaktifitasi sedangkan gugus yang bisa mengakibatkan suatu cincin benzene menjadi kurang reakif yaitu gugus pendeaktifitasi (Tim Penuntun Praktikum Kimia Organik II, 2016: 7)

Asam pikrat adalah senyawa kimia dengan sifat eksplosif, dapat terbentuk dikarenakan adanya reaksi fenol dengan asam nitrat juga adanya penambahan asam sulfat sehingga hasilnya adalah 2,4,6-Trinitrolfenol atau asam pikrat yang bisa digunakan sebagai bahan peledak dalam militer saat ini. Asam pikrat ini juga bisa dibuat dengan menggunakan 2 proses yaitu bisa dengan proses sulfonasi dan proses nitrasi. Fenol menjadi bahan utama atau bahan baku daam pembuatan asam pikrat. Fenol yang merupakan asam yang paing kuat ini dikarenakan ion fenoksidasinya distabilkan oleh resonansi. Fenol dalam bentuk yang sederhana adalah cairan ataupun juga padatan yang meleleh di temperatur rendah karena mempunyai ikatan hidgrogen, senyawa fenol juga memiliki titik didih yang tinggi (Harith, 2008 : 43).

Menurut Smith (2011: 171) Prinsip dari reaksi pada suatu asam pikrat merupakan rekasi substitusi elektrofilik. Reaksi ini merupakan rekasi penggantian gugus H+ di cincin aromatic dengan eleektrofil (E+) yang bisa disebut dengan elektrofil. Reaksi substitusi gugus H+ ini pada benzene oleh gugus nitro disebut juga dengan reaksi nitrasi. Nitrasi adalah suau reaksi yang sangat penting yang disebabkan oleh dua alasan, yaitu:

1.      Dikarenakan proses yang paling utama yaitu menyiapkan komponen aromatic nitro dengan peran penting dalam pembuatan bahan kimia, contohnya: pembuatan solvent, obat, bahan peledak dan lain sebagainya.

2.      Dikarenakan merupakan bagian dari yang mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam teeori kimia organic.

Jika dibandingkan dengan alcohol alifatik, fenol ini lebih asam sifatnya. Hal ini bisa dibuktikan menggunakan cara mereaksikan fenol dengan NaOH, dimna fenol akan melepaskan H+. di keadaan yang sama alcohol aliftik lainnya tidak bisa bereaksi seperti demikian. Pelepsan ini bisa terjadi karena pelengkapan orbital antara satu-satu pelangan oksigen dan system armatik yang mendelokalissikan beban negative dari cincin tersebut dan bisa menstabilakn anionnya. Fenol atau karbonat dan juga bisa disebut dengan benzol ialah zat Kristal tidak berwarna yang mempunyai gugus hidroksil dengan kaitannya ada dengan cincin fenol. Fenol ini juga mempunyai siifat keasaman yang tinggi daripada air ataupun alcohol (Tari, 2010:90-91).

Ion nitril bisa dibentuk dengan cara pencamuran asam nitrat dengan asam sulfat yang biasa disbut dengan asam campuran.asam sulfat ini dapat diartikan sebagai media penitrasi dikarenakan berfungsi sebagai terpat terionisasinya HNO2 menjadi ion nitril. Ion nitril harus terbentuk terebih dahulu dengan adanya pencampuran asam nitrat dan asam sulfat sehingga dapat membentuk ion NO2+ dan ion H2SO4. Ion nitril yang dihasilkan akan menyerang benzene membentuk sigma kompleks, lalu sigma kompleks ini mmberikan atom H nya yang terdapat pda benzene kepada ion H2SO4 yang terbentuk sebelumnya, sehingga diakhir nanti reaksi akan membentuk suatu molekul nitrobenzene + H2SO4 (Sar, 2015:02)

 

    V.            V. Alat dan Bahan

5.1     Alat

·         Labu dasar datar 1 L

·         Corong Bucher

·         Corong ø 7 cm

·         Balok kau 10x10x3 cm2

·         Gelas piala 200 ml

 

5.2     Bahan

·         8 gr fenol

·         10 ml asam sulfat pekat

·         330 ml asam nitrat pekat

 

 VI.            VI. Prosedur kerja

-   Dimasukkan 8 gr fenol ke labu dasar datar 1L

-   Ditambahkan 10 ml asam sulfat pekat, dikocok sampi timbul rasa panas di labu.

- Labu tadi didinginkan menggunakan air es

-   Letakkan labu diatas balok kayu dalam lemari asam, kemudian tambahkan dengan 30 ml asam nitrat pekat

-  Setelah digosok, didiamkan beberapa saat, biasanya akan segera terjadi reaksi dan uap coklat akan keluar dari labu

-   Dipanaskan campuran ini diatas penangas air selama 1,5 jam sambil terus diaduk

-  Jika pemanasannya sempurna, tambahkan 100 ml air, kemudian dinginkan labu dengan air es

-   Disaring Kristal yang terbentuk dengan corong Buchner, susi dengan air unutk menghilangkan asam-asam anorganik

-   Kristalkan kembali asam pikrat yang terbentuk dalam 90 ml campuan dari etanol dan air dengan perbandingan (1:2) lalu diuapkan

-   Didinginkan untuk mendapatkan Kristal asam pikrat yang berwarna.

 

Berikut adalah link video tentang pembuatan Asam Pikrat:

https://youtu.be/T33_rOP8g3M

 

Permasalahan

1.    Untuk pembuatan asam pikrat digunakan asam sulfat. Apa kegunaan dari asam sulfat ini dalam pembuatan asam pikrat?

2.   Reaksi apa yang terjadi saat dicampurkannya fenol dengan asam sulfat, sehingga bisa menimbulkan panas saat diaduk?

3.    Berdasarkan video diatas, uap apa yang bewarna emas kecoklatan itu, dan apakah uap itu dapat membahayakan kesehatan?

 

Komentar

  1. Saya Susilawati (091) akan menjawab permasalahan no 2.
    Asam pirkat merupakan hasil atau produk dari reaksi fenol dengan asam nitrat melalui proses nitrasi, reaksi antara fenol dengan asam sulfat menghasilkan asam p-fenol salfonat.

    BalasHapus
  2. Saya Nely Frisca NIM A1C118036 akan menjawab pertanyaan Lutfi nomor 3.
    Asap yang berwarna emas kecoklatan merupakan asap hasil reaksi fenol dengan asam sulfat dan asam nitrat. Asap tersebut berbahaya bagi kesehatan.

    BalasHapus
  3. Saya Erik Surya Kurniawan NIM A1C118027 akan menjawab pertanyaan Lutfi nomor 1.
    Kegunaan dari Asam sulfat dalam proses pembuatan asam pikrat ialah sebagai katalis pengaktifan dari gugus benzena dan fenol

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK III "Uji Lemak"

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II "Uji Karbohidrat"

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II "Pembuatan Senyawa Organik Asam Benzoat dan Benzil Alkohol"