LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK III :Uji Karbohidrat"

 

                               VII.      Data Pengamatan

7.1    Uji Molisch

NO

PERLAKUAN

TUJUAN

PENGAMATAN

1.

Pada uji ini digunakan5 sampel yaitu:

1. fruktosa

2. glukosa

3. sukrosa

4. laktosa, dan

5. amilumtiap sampel ditetesi dengan reagen Molisch sebanyak 3 tetes dan diaduk

Digunakan reagen molisch disini untuk mengidentifikasi ataumenguji keberadaan gula pereduksi pada sampel.

Campuran diaduk supaya bisa mempercepat reaksi yang terjadi antara sampel dengan reagen.

Tabung 1. Berwarna coklat

Tabung 2. Berwarna coklat

Tabung 3. Berwarna abu-abu pudar

Tabung 4. Berwarna putih susu

 Dan tabung 5. Berwarna coklat pudar.

2.

Setiap sampel tadi ditambahkan dengan HCl Pekat tanpa diaduk

Hal ini bertujuan untuk memastikan adanya ggula pereduksi didalam sampel, yang mana sampel positif jika membentuk bidang berwarna merah keunguan.

Setiap tabung membentuk bidang merah keuunguan. Berate hasil uji molisch positif untuk semua sampel

 

7.2    Uji Benedict

NO

PERLAKUAN

TUJUAN

PENGAMATAN

1.

2 ml pereaksi Benedict dimasukkan ke dalam setiap sampel. Sampel yangdigunakan disini masih dengan 5 sampel yang sama.

Diaduk lalu dimasukkan ke penangas air selama 10 menit.

Pereaksi Benedict disini berguna untuk menguji zat karbohidrat pada sampel. Dengan ditandai adanya endapan berwarna merah bata atau oren pada dasar larutan.

Pemanasan dilakukan untuk mempercepat reaksi yang berlangsung.

Didapatkanlah

Tabung 1. Glukosa terbentuk endapan berwarna merah bata

Tabung 2. Fruktosa juga terbentuk endapan yang berwarna merah bata

Tabung 3. Laktosa terbentuk endapan merah bata

Tabung 4. Sukrosa warnanya tetap biru sesuai warna pereaksi benedict.

Tabung 5. Amilum tetap berwarna biru.

Dapat disimpulkan untuk uji ini yang positif didapatkan pada sampel glukosa, fruktosa dan laktosa.

 

7.3  Uji Iodin

NO

PERLAKUAN

TUJUAN

PENGAMATAN

1.

Masih dengan menggunakan sampelyang sama, sekarang ditambahkan dengan reagen Iodin sebanyak 1 tetes ke setiap sampel dan diaduk

Reagen ini digunakan untuk menguji zat karbohidrat didalam sampel. Yang ditandai dengan adanya oerubahan warna

1. sukrosa berwarna kecoklatan (warna tetap)

2. laktosa berwarna putih susu ( tetap)

Amilum menjadi warna biru kehitaman.

Fruktosa warnanya orange

5. glukosa juga berwarna orange

 

Bisa disimpulkan berdasarkan hasil diatas, sampel yang positif dengan reagen iodin adalah sampel amilum, yang mana awalnya amilum tidak berwarna setelah diberi reagen warnanya menjadi biru kehitaman.

 

                       VIII.            Pembahasan

Jadi pada percobaan kali ini praktikkan melakukan uji terhadap karbohidrat, yang mana dilakukan 3 uji yaitu Uji Molisch, Uji Benedict, dan Uji Iodin.

Untuk uji Molisch, disini praktikkan mnggunakan 5 sampel yaitu fruktosa, glukosa, sukrosa, laktosa, dan amilum. Prinsip dari uji molisch ini adalah asam sulfat pekat akan  menghidrolisis ikatan glikosidik karboidrat menjadi monosakarida, selanjutnya menjadi dehidrasi membentuk furfural dan derivatnya. Tujuan dipakai dari asam sulfat ini yaitu memiliki fungsi untuk menghidrolisis ikatan yang ada pada sakarida.

Pada uji Molisch ini mula-mula sampel yang sduah disiapkan di tabbing reaksi diteteskan dengan reagen molisch sebanyak 3 tetes, kemudan diaduk. Yang mana reagen ini psatinya berguna untuk menguji kebradaan gula pereduksi pada sampel. Dan didapatkan hasil yaitu tabun1. Berwarna coklat, tabung 2 larutan berwarna coklat tabung 3 larutannya berwarna abu-abu pudar, tabung 4 warnanya putih susu, dann untuk tabung 5 larutannya berwarna coklat pudar.

Setelah itu setiap samepl ditambahkan dengan HCl pekat, seperti yang sudah dijelaskan diata, bahwa Asam Sulfat pekat ini digunakan untuk menghidrolisis ikatan yang terdapat pada sakarida. Uji nya positif jika pada sampel membentuk bidang yang berwarna merah keunguan. Dan hasilnya adalah semua sampel positif pada uji ini.

Selanjutnya yaitu Uji Benedict,  prinsip dari uji Benedict ini ialah terdapat gugus fungsi aldehid ataupun keton bebas gula yang akan mereduksi kuprioksida dalam pereaksi benedict menjadi kuprioksida yang berwarna erah bata. Reaksi yang terjadi ialah gula pereduksi yang mempunyai kemampuan mereduksi ion Cu2+ yang mengendap menjadi CuO, dan endapan yang didapat berupa endapan berwarna merah bata. Jadi pada uji ini praktikkan masih menggunakan sampel yang sama. Kemudian pada setiap sampel itu diberi 2 ml reagen benedict diaduk lalu dipanaskan dengan penangas air selama 10 menit. Penggunaka reagen benedict ini sama fungsinya dengan reagen molisch yaitu untuk menguji keberadaan gula pereduksi pada sampel, ang dtandai dengan adanya endapan berwarna merah nantinya. Dan didapatkanlah hasil yaitu untuk sampel Glukosa, Fruktosa, dan Laktosa larutannya terdapat endapan berwarna merah sedangkan sukrosa dan amilum tidak ada endapan berwarna merah. Hal ini berarti uji benedict ositif terhadap sampel Glukosa, Fruktosa, dan Laktosa.

Uji yang terakhir adalah uji Iodin, prinsip dari uji ini ialah polisakarida akan membentuk reaksi dengan zat iodin dan nantinya akan menghasilkan warna yang spesifik tergantung pada jenis karbohidratnya. Jadi mula-mula sampel disiapkan didalam tabung pereaksi, sampel yang digunakanjuga masih 5 sampel sama seperti tadi. Kemudian ditambahkan dengan 1 tetes iodin. Tujuan diberi reagen iodin ini yaitu untuk bisa tahu ada tidaknya polisakarida pada sampel. Yang ditandai dengan adanya perubahan warna yang spesifik dan tergantung pada jenis karbohidratnya untuk perubahan warnanya. Pada praktikum ini pada Sukrosa warna tetap coklat, pada Laktosa juga tetap yaituberwarna putih susu, pada Amilum warna menjadi biru kehitaman yang awalnya bening, pada Fruktosa warnanya orange, pada Glukosa warnaya juga orange. Jadi bisa disimpulkan bahwa disini uji iodin positif terhadap sampel Amilum.

 

                          IX.            Kesimpulan

-          Glukosa memiliki gugus aldehid, gugus karboksilnya yaitu aldose,yang mana termasuk kedalam bagian dari karbohidrat. Terdapat monosakarida dna bukan polisakarida.

-          Fruktosa mempunyai gugus aldehid juga, karbokilnya yaitu ketosa. Ketosa juga bagian dari karbohidrat terdapat monosakarida.

-          Amilum mempunyai gugus aldehid, karbokslnya adalah ketosa . ketosa ini bagian dari karbohidrat yang memiliki monosakarida dan polisakarida

-          Sukrosa memiliki gugus aldehid dengan gugus karboksilnya yaitu ketosa. Ketosa merupakan bagian karbohidrat polisakarida dan bukan monosakarida

 

                          X.            Pertanyaan

1.      Bagaimana definisi dari karbohidrat secara kimia?

2.      Bagaimana cara mengetahui bahwa pada sampel terdapat gula pereduksi pada uji molisch, benedict dan iodin?

3.      Selain menggunakan Asam Sulfat pekat pada uji Molisch, bisakah diganti dengan Asam lain? Asam apaka itu dan berikan alasannya!

 

                             XI.            Daftar Pustaka

Amrullah, F. Liman dan Erwanto. Pengaruh Penambahan Berbagai Jenis Sumber Karbohidrat pada Silase Limbah Sayuran Terhadap Kadar Lemak Kasar, Serat Kasar, Protein Kasar dan Bahan ekstrak Tanpa Nitrogen. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. Vol. 3, No. 4

Fessende. 1990. Kimia Organik. Jakarta: Erlangga.

Fitri, A, dan Yolla Arinda. 2020. Analisis Senyawa Kimia Pada Karbohidrat. Jurnal Sainteks. Vol 17 No.1

Sastroamidjojo H. 2005. Kimia Organik. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Press

Tim Kimia Organik II. 2020. Penuntun Paktikumm Kimia Organik II. Jambi : Universitas Jambi.

 

Komentar

  1. Saya Nadiya Qotrunnada Tohiri A1C118073 ingin mencoba menjawab permasalahan ke 1


    Karbohidrat secara kimia merupakan polimer alami dengan rumus Cn(H2O)n yang dihasilkan oleh tumbuhan melalui proses fotosintesis.

    BalasHapus
  2. Baiklah saya Mashita (083) akan mencoba menjawab permasalahan no 3
    Asam sulfat pekat dapat digantikan dengan asam asetat pekat karena sama-sama bersifat asam pekat. Terimakasih.

    BalasHapus
  3. Baiklah saya Palma L Lubis izin mencoba menjawab permasalhan no 2 dimana pada uji uji molisch, benedict ditandai dengan adanya warna merag bata sedangkan pada iodin ditandai dengan adanya warna orange.Terimakasih Mohon maaf jika ada kesalahan.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK III "Uji Lemak"

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II "Uji Karbohidrat"

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II "Pembuatan Senyawa Organik Asam Benzoat dan Benzil Alkohol"